Gagasan Dan Cita-cita

Pendidikan pondok Pesantren (ponpes) merupakan model pendidikan Islam yang banyak dipakai dan berlaku di beberapa Negara Islam. Namun di Negara-negara itu, Pendidikan Islam telah banyak mengalami kemajuan dan perkembangan yang...

Visi Dan Misi

Visi Ponpes Mawaridussalam adalah menjaga kemurnian akidah dan mengharap ridha Allah SWT. dengan Segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara...

Arah Dan Tujuan Pendidikan

Tujuan pembelajaran di KMI ponpes Mawaridussalam adalah mencetak santri mukmin muslim muhsin, taat menjalankan dan menegakkan syari'at Islam...

Tenaga Pendidik

Saat ini jumlah tenaga pendidik sebanyak 27 orang lulusan dari berbagai perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri, seperti KMI dan ISID Pondok Modern Gontor, IAIN Sumut, UISU, UIN Yogyakarta, Universitas Pasundan UII Malaysia dan Universitaas Al-Azhar Kairo...

Kegiatan Santri

Dengan terpadunya tri pusat pendidikan, Ponpes merupakan sarana jitu dalam membentuk miliu pendidikan. Segala kegiatan yang dilaksanakan diorientasikan kepada pemberian bekal santri dan pembiasaan mereka agar mamapu mandiri, berdikari dalam berbuat, bersikap dan berprilaku dengan penuh disiplin...

Kamis, 05 Mei 2011

Tenaga Pendidik

Saat ini jumlah tenaga pendidik sebanyak 27 orang lulusan dari berbagai perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri, seperti KMI dan ISID Pondok Modern Gontor, IAIN Sumut, UISU, UIN Yogyakarta, Universitas Pasundan UII Malaysia dan Universitaas Al-Azhar Kairo. Mereka berasal dari medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, Padang Sidempuan, Riau, Palembang, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Izin Operasional, Nomor Statistik Dan NISN

1. KMI Ponpes Mawaridussalam, Izin Operasional Nomor Kw.02/3-b/PP.00.7/2455/2010, Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP) 512121018024
2.MTs.PP.Mawaridussalam, Izin Operasional Nomor Kw.02/5-d/PP.03.2/15/SK/2011, Nomor Statistik Madrasah : 121212070103, Nomor Induk Sekolah Nasional (NISN): 10261751
3.MA PP.Mawaridussalam, Izin Operasional Nomor Kw.02/5-d/PP.03.2/14/SK/2011, Nomor Statistik Madrasah: 131212070031, Nomor Induk Sekolah Nasional (NISN): 10261761

Program Pendidikan


1. Kulliyyatul Mu'allimin Al-Islamiyah(KMI)
Program KMI menggunakan kurikulum Pondok Modern Gontor dengan beberapa
pengembangan dan penyesuaian yanng terdiri dari dua program:
a. Kelas reguler selama 6 Tahun (untuk tamatan SD/MI)
b. Kelas Intensif selama 4 Tahun (untuk tamatan SMP/MTs)



2. Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah (MTs dan MA)
Program ini menggunakan kurikulum Departemen Agama. Untuk jenjang Madrasah Aliyah membuka dua jurusan : IPA dan IPS.

Arah Dan Tujuan Pendidikan

Tujuan pembelajaran di KMI ponpes Mawaridussalam adalah mencetak santri mukmin muslim muhsin, taat menjalankan dan menegakkan syari'at Islam, berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, berpikiran bebas beramal ikhlas dan berkhidmat kepada agama bangsa dan umat

Visi Dan Misi

Visi Ponpes Mawaridussalam adalah menjaga kemurnian akidah dan mengharap ridha Allah SWT. dengan Segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta berkemampuan memelihara dan menyuburkan khazanah wakaf berlandaskan Al-Qur'an dan Hadist dan ajaran syari'at Islam.

Sedangkan Misinya adalah :
  1. Membina sumber daya Insani Muslim yang beristiqomah guna mencapai derajat muttaqin.
  2. Menjadikan Ponpes Mawaridussalam sebagai tempat beramal jariyah dengan meningkatkan gerakan infaq, zakat, wakaf dan sedekah, sebagai modal melaksanakan upaya meningkatkan khazanah wakaf serta sumber daya insan muslim tersebut.
  3. menjadikan Ponpes Mawaridussalam sebagai sumber pengetahuan agama Islam, Bahasa Al-Qur'an/Arab dan Ilmu pengetahuan umum yang tetap berjiwa pondok pesantren
  4. Menjadikan Ponpes Mawaridussalam sebagai lembaga pendidikan yang berkhidmah kepada masyarakat, membentuk karakter umat guna kesejahteraan lahir batin, dunia dan akhirat.

Gagasan Dan Cita-cita

Pendidikan pondok Pesantren (ponpes) merupakan model pendidikan Islam yang banyak dipakai dan berlaku di beberapa Negara Islam. Namu di Negara-negara itu, Pendidikan Islam telah banyak mengalami kemajuan dan perkembangan yang Pesat, sedangkan lembaga pendidikan ponpes di Indonesia masih mengalami pasang surut, bahkan lebih banyak yang kurang bisa eksis dan belum mampu berkembang pesat sebagaimana lembaga pendidikan serupa di Negara-negara Islam lainnya. Karena itu pengembangan ponpes di Indonesia, dan di Sumatera Utara khususnya harus mengambil cermin dan kaca perbandingan dari Lembaga-lembaga Islam, baik di dalam maupun luar Negeri.

Sejarah telah membuktikan bahwa salah satu faktor yang menjamin keabadian dan kelanggengan ponpes adalah status wakaf murni untuk kebaikan umat. Disamping besarnya permintaan dan dukungan dari masyarakat Desa Tumpatan Nubung Deli Serdang dan sekitarnya untuk segera didikrikann ponpes di wilayah mereka demi memenuhi kebutuhan pendidikan, terutama pendidikan agama, pendirian ponpes. Mawaridussalam ini dilatar belakangi oleh kesadaran mendalam akan belum adanya ponpes "wakaf murni" untuk umat di Sumut dengan manajemen wakaf ponpes masih dibatasi oleh hubungan keluarga dan kekerabatan, bukan karena kapasitas dan profesionalitas.

Dengan manajemen wakaf yang benar, Ponpes. Mawaridussalam digagas dan dicita-citakan menjadi lembaga pendidikan seperti Universitas Al-Azhar di Mesir, Universitas Syanggit di Mauritania, Universitas Aligarh dan Perguruan Santineketan di India dan ponpes Modern Gontor di Jawa Timur. Kelima lembaga pendidikan tersebut menjadi sintesa dan idaman pendiri Ponpes Mawaridussalam Deli Serdang. Dengan demikian pendirian Ponpes Mawaridussalam dengan status "wakaf murni" yang berlokasi di Jl. Peringgan Desa Tumpatan Nibung Kec. Batang Kuis Kab. Deli Serdang Sumut menjadi sangat penting, dibutuhkan dan perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak untuk kepentingan Masyarakat, Agama, dan Bangsa.

Tidak dapat disangkal bahwa umat Islam Indonesia, juga umat Islam di seluruh dunia, terbagi ke dalam berbagai suku, bangsa, negara dan bahasa, mereka juga terbagi kedalam aliran-aliran faham agama, kelompok-kelompok organisasi dan gerakan baik dalam bidang politik, sosial, dakwah. ekonomi, maupun yang lain. Kenyataan ini menunjukkan adanya faktor pengkategori yang beragam. Karena itu, semua dasar klasifikasi tersebut tidak boleh dijadikan dasar pengkotak-kotakan umat yang menjurus kepada timbulnya pertentangan dan perpecahan di antara mereka. Maka Ponpes Mawaridussalam selalu berusaha menanamkan kesadaran mengenai hal ini dan mengajarkan persaudaraan dalam satu ukhuwwah diniyyah.

Disisi lain, banyak lembaga pendidikan yang masih timpang. Ada yang hanya konsentrasi di ilmu umum saja. Sebaliknya ada yang hanya konsentrasi di ilmu agama saja. Padahal anak didik harus dididik dengan kedua ilmu tersebut secara berimbang. Juga ada lembaga pendidikan yang didirikan oleh golongan tertentu dengan menanamkan ideologi golongan secara belebihan. Sehingga timbulah fanatisme golongan dan perpecahan diantara umat.

Belajar dari fenomena-fenomena tersebut, pendiri berusaha untuk membebaskan Ponpes Mawaridussalam dari kepentingan-kepentingan sempit dari golongan tertentu, dengan mengibarkan motto"Ponpes Mawaridussalam berdiri diatas dan untuk semua golongan."

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More